Mengetahui Efek Samping Vaksin Corona Pfizer dan Moderna

Mengetahui Efek Samping Vaksin Corona Pfizer dan Moderna

 Mengetahui Efek Samping Vaksin Corona Pfizer dan Moderna

Efek samping vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna - Mendekati penghujung tahun 2020 ini membawa kabar baik untuk dunia. Dimana di penghujung akhir November ini terdapat kabar dari pihak pengembang vaksin corona di seluruh dunia. Kabarnya telah ditemukan vaksin yang nantinya bisa efektif digunakan untuk pengobatan virus corona ini.

Vaksin ini dibuat oleh Pfizer, Moderna, dan Sputnik V. Mereka yang mengklaim bahwa vaksin yang baru ditemukan itu memiliki efektivitas lebih dari 90%. Kabar ini juga mengejutkan semua warga dunia. Berharap vaksin yang dibuat oleh beberapa perusahaan bisa dikonsumsi baik oleh semua orang.

Apa itu Vaksin Corona Pfizer?

Vaksin Corona Pfizer ini adalah vaksin yang dibuat oleh perusahaan Pfizer yang bertujuan untuk vaksin penanganan virus corona. Demi mengatasi pandemic seperti ini, para peneliti berlomba-lomba dan bekerja sama untuk menciptakan vaksin yang efektif untuk menangani permasalahan ini.

Berdasarkan data, vaksin yang dikeluarkan oleh pihak Pfizer ini berhasil klaim efektifitas sebesar 90% efektif. Dengan hasil ini membuat peneliti terus melakukan pengujian dan pengawasan agar lebih optimal lagi jika dikonsumsi.

Namun dibalik keefektifan vaksin tersebut, ternyata banyak juga efek samping yang dihasilkan oleh vaksin corona Pfizer ini.

Prof. Paul Hunter dari Fakultas Kedokteran University of Anglia ini mengatakan bahwa vaksin ini memiliki efek samping seperti sakit pada lengan yang disuntik dan juga demam. Akan tetapi, The Guardian, Hunter menyatakan bahwa efek samping tersebut bisa dibilang cukup umum terjadi pada saat vaksinasi.

Begitu juga dengan BionTech yang mengatakan selaras dengan pihak Pfizer bahwa ada beberapa efek samping yang dialami oleh sukarelawan pada saat melakukan penyuntikan di lokasi. Efek samping tersebut bersifat ringan hingga sedang. Namun tidak ada yang begitu berat.

Sama halnya dengan vaksin Moderna ini, ternyata banyak juga efek samping yang dikeluhkan oleh para sukarelawan. Diantara efek samping tersebut adalah:

Adanya penemuan ini membuat pihak Moderna merencanakan untuk memproduksi 500 juta vaksin mulai awal tahun 2021. Di sisi lain banyak orang yang belum mengetahui bagaimana efek samping yang dihasilkan oleh vaksin Moderna tersebut. Dari informasi yang didapatkan, cukup banyak efek samping yang dihasilkan oleh vaksin Moderna ini setelah pengamatan terhadap sukarelawan.

Pada uji tahapan pertama kepada relawan, sekitar4 2,7% sukarelawan yang melakukan vaksin pertama mengalami efek samping hanya rasa nyeri di lokasi suntikan.

Pada uji tahapan kedua, terjadi beberapa keluhan yang dialami sukarelawan, diantaranya:

1.      Sebanyak 9,7% sukarelawan mengalami rasa lelah yang berlebihan.

2.      Sebanyak 8,9% sukarelawan mengalami sakit pada otot.

3.      Sebanyak 5,2% sukarelawan mengalami sakit pada persendian.

4.      Sebanyak 4,5% sukarelawan mengalami sakit pada kepala.

5.      Sebanyak 4,1% sukarelawan mengalami rasa nyeri pada saat penyuntikan.

6.      Sebanyak 2% sukarelawan mengalami kemerahan pada area yang disuntik.

Meski muncul beberapa efek samping, tetapi sejumlah hal yang dialami bersifat ringan hingga sedang. Efek samping ini juga tidak berlangsung lama dan rasa sakitnya bisa ditoleransi.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa masing-masing vaksin memiliki efek samping yang berbeda-beda. Namun efek yang dihasilkan tidak ada yang bersifat berat. Sehingga pihak peneliti dan pengawas mengatakan tidak perlu dikhawatirkan lagi. Dan harus lanjut ke dalam tahap penyelesaian agar vaksin ini segera dirilis dan di distribusikan ke negara-negara yang membutuhkan.

Halodoc adalah aplikasi yang menghubungkan praktisi kesehatan, seperti dokter, apotek, dan laboratorium langsung ke tangan pasien. HaloDoc menyediakan fitur konsultasi medis melalui video call (teleconsultation), pembelian obat melalui Apotik Antar (Apotik Berbasis Layanan Online), serta pemeriksaan lab secara on-demand.

 

 

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar